Pan's Labyrinth merupakan sebuah film fantasi dari Meksiko berbahasa Spanyol ditahun 2006 yang ditulis dan disutradarai oleh Guillermo del Toro. Film yang di produseri oleh Guillermo bersama Alfonso Cuarón, Bertha Navarro, Frida Torresblanco dan Alvaro Augustin ini dirilis pada tanggal 11 Oktober 2006 di Spanyol, dan pada tanggal 20 Oktober 2006 di Meksiko. Film ini diproduksi dan didistribusikan oleh perusahaan film asal Meksiko, Esperanto Films, dan dibintangi oleh Ivana Baquero, Sergi López, Maribel Verdú, Doug Jones, Ariadna Gil dan Federico Luppi. Film besutan sutradara asal Meksiko ini terpilih menjadi film terbaik 2006 versi National Society of Film Critics. Film yang berlatar belakang jatuhnya fasis di Spanyol pada 1940-an ini berbahasa Spanyol. Pada tahun 2007 memenangkan tiga piala Oscar untuk kategori Best Cinematography, Make Up, dan Art Direction, juga menjadi salah satu nominasi untuk Best Foreign Film.
Alur Cerita
Film ini dibuka dengan sebuah dongeng, dimana: Putri Moanna, yang ayahnya adalah raja dunia bawah tanah, menjadi penasaran tentang dunia manusia. Ketika ia melarikan diri keluar kerajaan, dia akhirnya tak ingat tentang hidupnya di dunianya sebelumnya, dan juga lupa siapa dirinya, dari mana asalnya. Dia menjadi tua dan mati sebagai seorang manusia. Raja percaya bahwa jiwa putrinya akan kembali ke dunianya suatu hari nanti.
Cerita beralih ke pasca Perang Saudara Spanyol pada tahun 1944. Ofelia (Ivana Baquero), seorang gadis muda yang mencintai dongeng, melakukan perjalanan bersama ibunya yang sedang hamil, Carmen (Ariadna Gil), untuk memenuhi panggilan Kapten Vidal (Sergi López), ayah tirinya dan juga ayah dari anak yang dikandung ibunya. Vidal adalah anak seorang komandan terkenal yang meninggal di Maroko yang sangat meyakini fasisme dan ditugaskan untuk membasmi para Gerilyawan (Pemberontak) yang anti-fasis.
Ofelia menemukan seekor serangga besar menyerupai tongkat yang ia percaya adalah Peri. Serangga tersebut mengikutinya ke tempat di mana Vidal ditugaskan di penggilingan dan menuntun Ofelia memasuki Labirin kuno di dekat tempat itu. Sebelum Ofelia dapat masuk, ia dihentikan oleh Mercedes (Maribel Verdú), salah satu pelayan Vidal yang juga mata-mata untuk Pemberontak. Malam itu, Serangga muncul di kamar tidur Ofelia, di mana ia berubah menjadi Peri dan membawa Ofelia menuju Labirin di mana ia bertemu dengan Fauno (Doug Jones), makhluk setengah manusia setengah kambing, yang percaya bahwa Ofelia adalah Putri Moanna, dan memberikan dia tiga tugas yang harus diselesaikannya sebelum datang bulan purnama, untuk memastikan jati dirinya sebenarnya masih utuh. Sementara itu, Vidal telah membunuh dua petani yang disangka Pemberontak sebelum dapat memeriksanya dengan benar. Setelah memeriksa tas mereka, jelas-jelas bahwa mereka bukan Pemberontak, tapi hanya seorang yang berburu kelinci.
Ofelia memulai melakukan tugas pertamanya yaitu, menaruh tiga batu ajaib ke mulut seekor katak raksasa dan mengambil kunci emas dari dalam perutnya. Dengan begitu pohon ara raksasa yang ada dihutan dekat penggilingan tersebut akan kembali subur, pohon yang sebelumnya menjadi tempat berlindung makhluk-makhluk yang penuh dengan keajaiban dan sihir. Namun ia menjadi khawatir tentang ibunya yang kondisinya semakin memburuk, Fauno memberikan Ofelia sebuah akar mandrake, yang langsung membuat ibunya sembuh dari penyakitnya.
Didampingi oleh tiga Peri pemandu tugasnya, Ofelia kemudian menyelesaikan tugas keduanya yaitu mengambil sebuah belati dari sarang Pale Man (Doug Jones), raksasa pemakan yang duduk diam di depan sebuah meja makan. Meskipun Ofelia diperingatkan untuk tidak memakan apapun ditempat itu, namun dia telah makan dua buah anggur yang dapat membangkitkan Pale Man, hingga menyebabkan dia memangsa dua Peri dan mengejar Ofelia, namun dia berhasil melarikan diri. Marah pada ketidaktaatan-nya, Fauno menolak untuk memberikan tugasnya yang ketiga.
Sementara itu, Vidal menjadi semakin kejam, dia telah menyiksa seorang Pemberontak yang ditangkap dan kemudian membunuh dokter yang mencoba membuat seorang tahanan yang disiksa untuk menghentikan rasa sakitnya. Vidal menangkap Ofelia yang sedang duduk didekat akar mandrake, lalu Carmen melemparkan akar tersebut ke dalam perapian, di mana akar mandrake mulai berteriak kesakitan. Seketika itu, Carmen mulai mengalami kontraksi pada perutnya dan meninggal setelah melahirkan anak laki-laki. Vidal menemukan bahwa Mercedes adalah mata-mata, dia menangkapnya saat dia dan Ofelia berusaha untuk melarikan diri. Ofelia kemudian dikunci di kamarnya dan Mercedes disiksa. Namun Marcedes dapat membebaskan dirinya dan melukai Vidal, kemudian dia melarikan diri ke hutan, di mana para Pemberontak menyelamatkannya.
Fauno kembali untuk Ofelia dan memberikan satu lagi kesempatan melakukan tugasnya. Dia mengatakan padanya untuk membawa adiknya ke Labirin. Ofelia kemudian mengambil bayi setelah memberi obat penenang terhadap Vidal. Walaupun kepalanya bingung, Vidal terus mengejar Ofelia yang menuju Labirin, sementara para Pemberontak menyerang penggilingan. Fauno memberitahu Ofelia bahwa portal ke dunia bawah tanah akan terbuka hanya dengan darah orang yang tidak bersalah, sehingga ia membutuhkan setetes darah adiknya. Ofelia menolak untuk menyakiti adiknya dan Fauno kemudian menghilang. Vidal dapat menemukan Ofelia yang kemudian merebut bayi-nya dan menembak Ofelia.
Ketika Vidal meninggalkan Labirin, Pemberontak dan Mercedes sedang menunggunya diluar. Mengetahui bahwa ia akan mati, dia menyerahkan bayi-nya kepada Mercedes, dan dia mengeluarkan arlojinya, siap untuk mati. Vidal mengatakan kepada Mercedes untuk memberitahu anaknya bila ia sudah dewasa, bagaimana ayahnya waktu meninggal. Mercedes menolak, dan mengatakan kepadanya bahwa anaknya tidak akan pernah tahu namanya. Pedro (Roger Casamajor), salah satu Pemberontak dan juga saudara dari Mercedes, menarik senjata dan menembak Vidal di pipi kanannya, dan membunuh dia.
Mercedes memasuki Labirin dan berduka atas Ofelia yang sedang sekarat. Darah Ofelia menetes ke mezbah dan membawanya ke dunia bawah tanah. Ofelia akhirnya kembali bersama Raja dan Ratu. Dia belajar bahwa dengan memberikan hidupnya untuk menyelamatkan adiknya, ia telah menyelesaikan tugas terakhir dan membuktikan dirinya adalah Putri Moanna.
Friday, June 10, 2011
Thursday, June 9, 2011
Shark Bait (2006)
Shark Bait (The Reef) merupakan sebuah film animasi CGI ditahun 2006 yang disutradarai oleh Howard E. Baker bersama John Fox, dan ditulis oleh Scott Clevenger, Chris Denk, Anurag Mehta dan Timothy Wayne Peternel. Film ini dirilis di Korea Utara pada 10 Agustus 2006, dan dirilis melalui DVD di Amerika Serikat pada 9 September 2006. Film ini telah mendapat kritikan tajam karena terbukti meniru film-film lain seperti Finding Nemo (2003), Shark Tale (2004) dan The Little Mermaid (1989). Meskipun beberapa aktor dan komedian terkenal terlibat dalam pengisi suaranya, namun film ini gagal di box office.
Mengomentari film ini, efek animasi yang ditampilkan terlihat biasa-biasa saja. Tidak ada animasi yang sempurna yang ditampilkan dalam film ini. Dari segi cerita film ini cukup baik untuk tontonan keluarga. Terlebih pesan yang disampaikan sangat baik bagi anak-anak yang menonton. Namun, beberapa lelucon atau komedi yang ditampilkan nampaknya berusaha memplesetkan beberapa kata-kata ataupun kejadian di beberapa film Hollywood tidak akan mengena di hati para anak kecil yang menontonnya.
Beberapa kelucuan nampaknya justru tegas ditujukan kepada penonton dewasa. Mengisi suara dengan aktor dan aktris Hollywood sudah merupakan hal wajib dalam setiap film animasi buatan negeri paman Sam itu. Hanya, tidak ada greget yang dapat menambah poin dalam film ini.
Alur Cerita
Pisces, atau Pi (Jimmy Bennett), hidup bahagia bersama kedua orang tuanya, sampai perahu nelayan menjala mereka dari laut. Orang tuanya berhasil membantu Pi melarikan diri, namun mereka sendiri tidak dapat lolos dari jala. Sebelum berpisah, orang tuanya menyuruh Pi menuju ke The Reef untuk tinggal bersama bibinya, Pearl (Fran Drescher). Sementara Pi ditolong oleh teman mereka, si lumba-lumba dan anaknya Percy (Dylan Cash), dan tinggal bersama sampai tumbuh dewasa. Ketika sudah dewasa itulah, Pi (Freddie Prinze Jr.) berpisah dengan Percy (Trent Ford) dan ibunya untuk menuju ke The Reef mencari bibinya. Pi kemudian tinggal bersama bibi dan juga sepupunya, Dylan (Andy Dick) di terumbu eksotis, dan dia harus mencoba untuk mengorientasikan dirinya di dunia barunya ini. Pi kemudian jatuh cinta kepada Cordelia (Evan Rachel Wood), seekor ikan selebriti yang pernah tampil di sampul depan National Geographic.
Namun, Troy (Donal Logue), seekor hiu paling kejam di laut, tidak hanya menyiksa semua orang di komunitas The Reef, tetapi juga menyukai Cordelia. Pi juga mengetahui tentang Nerissa (Rob Schneider), seekor kura-kura tua pertapa bijak yang tinggal di kapal karam dan memiliki seni bela diri, yang menyebabkan rumor bahwa ia adalah penyihir.
Ketika Pi membantu Cordelia setelah terkena kail di siripnya, Cordelia mengajak dia untuk pergi ke teater dengannya. Setelah itu, mereka melihat bintang- bintang dan nyaris berciuman saat Troy datang mengetahuinya, dia marah dan mulai menyakiti Pi lebih buruk daripada sebelumnya, sampai Cordelia membuat kesepakatan dengan Troy untuk menolong Pi yakni, jika Troy tidak menyakiti Pi, dia akan melakukan apa saja untuknya, dia akan menikah (dalam hal ini, dilakukan ketika seekor ikan betina menerima mutiara dari pasangannya).
Ketika Pi mendengar hal ini, dia memutuskan untuk menghentikan Troy, dia meminta Nerissa untuk mengajarinya seni bela diri. Nerissa awalnya menolak, tapi Pi akhirnya dapat membuat dia setuju. Setelah menguasai seni bela diri, Pi dan teman-temannya memutuskan untuk bersama-sama menghentikan Troy.
Ketika Pi dapat membuat Troy kelelahan dan sempat mengejeknya, Troy tiba-tiba menyerangnya tanpa sepengetahuan Pi hingga dia tertimpa batu-batuan. Nerissa mencoba untuk menolong Pi, namun dia keburu diserang oleh Troy dan terluka parah. Cordelia, Dylan dan teman-teman Pi berusaha menolong Pi dari bebatuan tersebut, dan Pi berhasil membuat Troy mengejarnya, dan memancing dia masuk kedalam jala nelayan. Akhirnya Pi dinyatakan sebagai pahlawan oleh komunitas The Reef, dan dia menikahi Cordelia.
Mengomentari film ini, efek animasi yang ditampilkan terlihat biasa-biasa saja. Tidak ada animasi yang sempurna yang ditampilkan dalam film ini. Dari segi cerita film ini cukup baik untuk tontonan keluarga. Terlebih pesan yang disampaikan sangat baik bagi anak-anak yang menonton. Namun, beberapa lelucon atau komedi yang ditampilkan nampaknya berusaha memplesetkan beberapa kata-kata ataupun kejadian di beberapa film Hollywood tidak akan mengena di hati para anak kecil yang menontonnya.
Beberapa kelucuan nampaknya justru tegas ditujukan kepada penonton dewasa. Mengisi suara dengan aktor dan aktris Hollywood sudah merupakan hal wajib dalam setiap film animasi buatan negeri paman Sam itu. Hanya, tidak ada greget yang dapat menambah poin dalam film ini.
Alur Cerita
Pisces, atau Pi (Jimmy Bennett), hidup bahagia bersama kedua orang tuanya, sampai perahu nelayan menjala mereka dari laut. Orang tuanya berhasil membantu Pi melarikan diri, namun mereka sendiri tidak dapat lolos dari jala. Sebelum berpisah, orang tuanya menyuruh Pi menuju ke The Reef untuk tinggal bersama bibinya, Pearl (Fran Drescher). Sementara Pi ditolong oleh teman mereka, si lumba-lumba dan anaknya Percy (Dylan Cash), dan tinggal bersama sampai tumbuh dewasa. Ketika sudah dewasa itulah, Pi (Freddie Prinze Jr.) berpisah dengan Percy (Trent Ford) dan ibunya untuk menuju ke The Reef mencari bibinya. Pi kemudian tinggal bersama bibi dan juga sepupunya, Dylan (Andy Dick) di terumbu eksotis, dan dia harus mencoba untuk mengorientasikan dirinya di dunia barunya ini. Pi kemudian jatuh cinta kepada Cordelia (Evan Rachel Wood), seekor ikan selebriti yang pernah tampil di sampul depan National Geographic.
Namun, Troy (Donal Logue), seekor hiu paling kejam di laut, tidak hanya menyiksa semua orang di komunitas The Reef, tetapi juga menyukai Cordelia. Pi juga mengetahui tentang Nerissa (Rob Schneider), seekor kura-kura tua pertapa bijak yang tinggal di kapal karam dan memiliki seni bela diri, yang menyebabkan rumor bahwa ia adalah penyihir.
Ketika Pi membantu Cordelia setelah terkena kail di siripnya, Cordelia mengajak dia untuk pergi ke teater dengannya. Setelah itu, mereka melihat bintang- bintang dan nyaris berciuman saat Troy datang mengetahuinya, dia marah dan mulai menyakiti Pi lebih buruk daripada sebelumnya, sampai Cordelia membuat kesepakatan dengan Troy untuk menolong Pi yakni, jika Troy tidak menyakiti Pi, dia akan melakukan apa saja untuknya, dia akan menikah (dalam hal ini, dilakukan ketika seekor ikan betina menerima mutiara dari pasangannya).
Ketika Pi mendengar hal ini, dia memutuskan untuk menghentikan Troy, dia meminta Nerissa untuk mengajarinya seni bela diri. Nerissa awalnya menolak, tapi Pi akhirnya dapat membuat dia setuju. Setelah menguasai seni bela diri, Pi dan teman-temannya memutuskan untuk bersama-sama menghentikan Troy.
Ketika Pi dapat membuat Troy kelelahan dan sempat mengejeknya, Troy tiba-tiba menyerangnya tanpa sepengetahuan Pi hingga dia tertimpa batu-batuan. Nerissa mencoba untuk menolong Pi, namun dia keburu diserang oleh Troy dan terluka parah. Cordelia, Dylan dan teman-teman Pi berusaha menolong Pi dari bebatuan tersebut, dan Pi berhasil membuat Troy mengejarnya, dan memancing dia masuk kedalam jala nelayan. Akhirnya Pi dinyatakan sebagai pahlawan oleh komunitas The Reef, dan dia menikahi Cordelia.
Thursday, May 19, 2011
The Town (2010)
The Town merupakan sebuah film aksi kriminal ditahun 2010 yang ditulis dan disutradarai oleh Ben Affleck yang diadaptasi dari Prince of Thieves, sebuah novel karya Chuck Hogan. Film ini dibintangi oleh Affleck sendiri bersama Jon Hamm, Jeremy Renner dan Rebecca Hall, dirilis di bioskop di Amerika Serikat pada tanggal 17 September 2010 oleh Warner Bros.. Renner telah dinominasikan pada Academy Award untuk Aktor Pendukung Terbaik dalam perannya sebagai James "Jem" Coughlin. Syuting film ini dikerjakan di Boston, Massachusetts.
Alur Cerita
Empat orang teman; Doug (Ben Affleck), Jem (Jeremy Renner), Magloan (Slaine), dan Elden (Owen Burke), dari jalanan berbahaya Charlestown, sebuah lingkungan di Boston, Massachusetts. Mereka merampok sebuah bank dan membawa serta manajer bank, Claire (Rebecca Hall), sebagai sandra. Setelah perampokan, Jem dan Doug memutuskan untuk menggunakan uang itu untuk merayakannya dengan berjudi dan pergi ke klub. Setelah bertemu dengan Krista (Blake Lively) di klub, Doug mengajaknya pergi ke tempatnya dan melakukan hubungan intim. Setelah Claire dibebaskan sebagai saksi oleh FBI, Doug bertemu dengannya di binatu dan mereka mulai melakukan hubungan. Doug menceritakan kepada Claire bahwa ibunya meninggalkannya ke Tangerine, Florida saat dia berusia 6 tahun.
Agen FBI Adam Frawley (Jon Hamm) mulai mengintai mereka berempat, dan menyadari mereka bekerja untuk Fergie (Pete Postlethwaite), seorang yang memiliki toko bunga lokal. Doug ragu-ragu untuk melakukan perampokan berikutnya, dan ketakutannya dikatakan selama perampokan di North End, di mana adu tembakan dengan beberapa Polisi yang tiba dengan cepat untuk mengejar mereka, dan tim nyaris lolos. Frawley kemudian menangkap mereka dan mengintrogasinya untuk mengaku, namun gagal dan mereka dibebaskan. Frawley belajar dari hubungan Doug dan Claire melalui percakapannya ditelepon yang direkam, dan menghadapkan pada mereka untuk menjadi tersangka. Claire terkejut mengetahui bahwa Doug adalah salah satu tersangka tersebut, tapi Frawley yakin dia akan membelanya karena hubungannya dengan Doug.
Selama mengunjungi ayahnya, Stephen (Chris Cooper) yang di penjara di negara bagian setempat, Doug mengungkapkan rencananya untuk meninggalkan Charlestown dan pergi ke Florida. Jem mendekati Doug dengan rencana melakukan perampokan lagi, tapi ternyata Doug tidak mau melakukannya lagi. Kemudian Doug mengatakan kepada Fergie kalau ia tidak akan bekerja untuknya melakukan perampokan lagi, Fergie kemudian mengungkapkan kepada Doug bahwa ibunya sebenarnya tidak pernah meninggalkannya, tapi dia melakukan bunuh diri setelah Fergie membuat ibunya kecanduan obat- obatan sebagai pembalasan untuk ayahnya yang berusaha meninggalkan bekerja untuknya. Fergie mengatakan kepada Doug bahwa ia akan membunuh Claire jika ia tidak mau bekerja untuknya lagi. Jadi Doug terpaksa menurutinya karena Fergie telah mengancam membunuh Claire.
Perampokan dilakukan di Fenway Park. Doug dan Jem masuk dengan menyamar sebagai Polisi Boston yang bertugas menjaga ruang penghitungan uang, mereka berdua mencuri jutaan dolar, dan bersiap untuk menuju ambulans dan menyamar sebagai paramedis. Jem mengetahui petugas SWAT telah mengepung mereka dan mulai untuk meluncurkan tembakan. Dalam baku tembak ini, Elden terbunuh. Magloan kemudian mengalihkan perhatian para polisi dan dia tewas ketika Doug dan Jem memakai seragam Polisi mereka kembali untuk menyelinap keluar dari kerumunan para Polisi ditempat itu. Frawley keluar dengan tipu muslihatnya untuk menangkap Jem. Saat Jem kepergok oleh Frawley dan mencoba untuk melarikan diri, ia terpojok oleh para polisi. Dia melakukan baku tembak dengan para petugas Polisi di tengah jalan, dan berhasil menembak beberapa petugas sebelum terluka di kaki akibat tembakan Frawley. Mengetahui tidak ada jalan keluar, Jem memilih untuk membiarkan polisi membunuhnya dengan melakukan bunuh diri didepan para polisi dengan meluncurkan tembakan kembali yang mengakibatkan ia terbunuh.
Doug lolos dari mobil Polisi dan menuju ke tempat Fergie untuk membunuh dia dan pengawalnya. Doug kemudian menelepon Claire dan meminta dia datang untuk pergi dengannya, tapi Doug melihat dari apartemen pamannya di seberang jalan, dia melihat Claire dikamarnya bersama petugas FBI saat di telepon. Claire, pada awalnya mengatakan kepada Doug untuk datang ke kamarnya menjemputnya, tetapi pada akhirnya dia memberinya kode untuk memperingatkan dia untuk menjauh. Doug akhirnya pergi dari Boston menuju Florida.
Alur Cerita
Empat orang teman; Doug (Ben Affleck), Jem (Jeremy Renner), Magloan (Slaine), dan Elden (Owen Burke), dari jalanan berbahaya Charlestown, sebuah lingkungan di Boston, Massachusetts. Mereka merampok sebuah bank dan membawa serta manajer bank, Claire (Rebecca Hall), sebagai sandra. Setelah perampokan, Jem dan Doug memutuskan untuk menggunakan uang itu untuk merayakannya dengan berjudi dan pergi ke klub. Setelah bertemu dengan Krista (Blake Lively) di klub, Doug mengajaknya pergi ke tempatnya dan melakukan hubungan intim. Setelah Claire dibebaskan sebagai saksi oleh FBI, Doug bertemu dengannya di binatu dan mereka mulai melakukan hubungan. Doug menceritakan kepada Claire bahwa ibunya meninggalkannya ke Tangerine, Florida saat dia berusia 6 tahun.
Agen FBI Adam Frawley (Jon Hamm) mulai mengintai mereka berempat, dan menyadari mereka bekerja untuk Fergie (Pete Postlethwaite), seorang yang memiliki toko bunga lokal. Doug ragu-ragu untuk melakukan perampokan berikutnya, dan ketakutannya dikatakan selama perampokan di North End, di mana adu tembakan dengan beberapa Polisi yang tiba dengan cepat untuk mengejar mereka, dan tim nyaris lolos. Frawley kemudian menangkap mereka dan mengintrogasinya untuk mengaku, namun gagal dan mereka dibebaskan. Frawley belajar dari hubungan Doug dan Claire melalui percakapannya ditelepon yang direkam, dan menghadapkan pada mereka untuk menjadi tersangka. Claire terkejut mengetahui bahwa Doug adalah salah satu tersangka tersebut, tapi Frawley yakin dia akan membelanya karena hubungannya dengan Doug.
Selama mengunjungi ayahnya, Stephen (Chris Cooper) yang di penjara di negara bagian setempat, Doug mengungkapkan rencananya untuk meninggalkan Charlestown dan pergi ke Florida. Jem mendekati Doug dengan rencana melakukan perampokan lagi, tapi ternyata Doug tidak mau melakukannya lagi. Kemudian Doug mengatakan kepada Fergie kalau ia tidak akan bekerja untuknya melakukan perampokan lagi, Fergie kemudian mengungkapkan kepada Doug bahwa ibunya sebenarnya tidak pernah meninggalkannya, tapi dia melakukan bunuh diri setelah Fergie membuat ibunya kecanduan obat- obatan sebagai pembalasan untuk ayahnya yang berusaha meninggalkan bekerja untuknya. Fergie mengatakan kepada Doug bahwa ia akan membunuh Claire jika ia tidak mau bekerja untuknya lagi. Jadi Doug terpaksa menurutinya karena Fergie telah mengancam membunuh Claire.
Perampokan dilakukan di Fenway Park. Doug dan Jem masuk dengan menyamar sebagai Polisi Boston yang bertugas menjaga ruang penghitungan uang, mereka berdua mencuri jutaan dolar, dan bersiap untuk menuju ambulans dan menyamar sebagai paramedis. Jem mengetahui petugas SWAT telah mengepung mereka dan mulai untuk meluncurkan tembakan. Dalam baku tembak ini, Elden terbunuh. Magloan kemudian mengalihkan perhatian para polisi dan dia tewas ketika Doug dan Jem memakai seragam Polisi mereka kembali untuk menyelinap keluar dari kerumunan para Polisi ditempat itu. Frawley keluar dengan tipu muslihatnya untuk menangkap Jem. Saat Jem kepergok oleh Frawley dan mencoba untuk melarikan diri, ia terpojok oleh para polisi. Dia melakukan baku tembak dengan para petugas Polisi di tengah jalan, dan berhasil menembak beberapa petugas sebelum terluka di kaki akibat tembakan Frawley. Mengetahui tidak ada jalan keluar, Jem memilih untuk membiarkan polisi membunuhnya dengan melakukan bunuh diri didepan para polisi dengan meluncurkan tembakan kembali yang mengakibatkan ia terbunuh.
Doug lolos dari mobil Polisi dan menuju ke tempat Fergie untuk membunuh dia dan pengawalnya. Doug kemudian menelepon Claire dan meminta dia datang untuk pergi dengannya, tapi Doug melihat dari apartemen pamannya di seberang jalan, dia melihat Claire dikamarnya bersama petugas FBI saat di telepon. Claire, pada awalnya mengatakan kepada Doug untuk datang ke kamarnya menjemputnya, tetapi pada akhirnya dia memberinya kode untuk memperingatkan dia untuk menjauh. Doug akhirnya pergi dari Boston menuju Florida.
Subscribe to:
Posts (Atom)


